Fenomena Pertemuan Air Asin dan Segar

Sudah lama fenomena ini beredar di dunia maya, tetapi hal ini serasa belum cukup menampakan bahwa ini semua adalah tanda-tanda kekuasaan tuhan yang mengatur dan yang menciptakan apa yang ada di langit dan di bumi, yang menandakan bahwa ini adalah kekuasaannya yang manusia atau makhluk lain selain tuhan tidak akan bisa menciptakannya.



25:53. dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.

fenomena ini di sebut dengan halocline oleh para ilmuan

Baca lebih lanjut

Iklan

Apakah ini bukti kaum yang dibinasakan?

Tulisan ini bukan bermaksud menduplikasi tulisan-tulisan yang ada sebelumnya tetapi semata-mata agar kita bertafakur, karena banyak sekali ayat-ayat tentang peradaban-peradaban yang telah Allah binasakan di muka bumi ini, karena mereka berada dalam kesesatan.
19: 74. berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, sedang mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap di pandang mata.
tulisan ini diambil dari salah satu website, tetapi karena banyaknya duplikasi sehingga menyulitkan untuk mengecek dari mana asal mula tulisan ini dan mudah-mudahan website yang dikutip ini adalah website yang pertama kali memberitahukan kepada kita tentang reruntuhan yang memperlihatkan peradaban kaum-kaum sebelum kita

reruntuhan-terindah-di-muka-bumiReruntuhan bangunan berikut ini menarik untuk dilihat, sebab bangunan tersebut kebanyakan adalah bangunan peninggalan jaman kuno yang sudah berumur ratusan bahkan ribuah tahun. berbagai penyebab bangunan tersebut runtuh kebanyakan adalah karena faktor alam, peperangan, dan usia bangunan yang sudah tua. berikut ini adalah beberapa reruntuhan bangunan yang menarik untuk dilihat:

1. Machu Picchu (Peru):

https://i2.wp.com/img.metro.co.uk/i/pix/2007/07/MachuPichu_450x351.jpg

Reruntuhan paling terkenal di antara semua reruntuhan Inca. Machu Picchu seakan berada di antara dua puncak gunung dan seringkali tertutup kabut. Reruntuhan ini tidak dapat terlihat dari Lembah Urubamba di bawahnya, tempat ini dibangun oleh bangsa Inca tanpa sama sekali menggunakan roda. Machu Picchu dibangun pada sekitar abad 15, tapi tempat ini sama sekali tidak tercatat oleh para Conquistador Spanyol, yang ternyata menghancurkan tempat tersebut pada tahun 1530. Tempat ini juga masih belum diketahui tujuan pembangunannya, walaupun banyak sekali tanda bahwa tempat tersebut memiliki berbagai pusat pemujaan. Sampai sekarang berbagai ahli arkeologi terus mencari bukti tujuan dibangunnya tempat tersebut.

Machu picchu sebagaimana wikipedia

Machu Picchu merupakan (“Gunung Tua” dalam bahasa Quechua; sering juga disebut “Kota Inca yang hilang”) adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m diatas permukaan laut. Machu Picchu berada di atas lembah Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco.

Sejarah

Merupakan simbol Kerajaan Inka yang paling terkenal. Dibangun pada sekitar tahun 1450, tetapi ditinggalkan seratus tahun kemudian, ketika bangsa Spanyol berhasil menaklukan Kerajaan Inka. Situs ini sempat terlupakan oleh dunia internasional, tetapi tidak oleh masyarakat lokal. Situs ini kembali ditemukan oleh arkeolog dari universitas Yale Hiram Bingham III yang menemukannya kembali pada tahun1911. Sejak itu, Machu Picchu menjadi objek wisata yang menarik bagi para turis lokal maupun asing. Machu Picchu dibangun dengan gaya Inka kuno dengan batu tembok berpelitur. Bangunan utamanya adalah Intihuatana, Kuil Matahari, dan Ruangan Tiga Jendela. Tempat-tempat ini disebut sebagai Distrik Sakral dari Machu Picchu. Situs tersebut telah ditunjuk sebagai Situs Warisan dunia UNESCO sejak tahun 1983, Machu Picchu juga merupakan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia baru, juga mendapatkan perhatian akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh pariwisata (jumlah pengunjung mencapai 400,000 pada tahun 2003). Pada bulan September tahun 2007, Peru melakukan usaha-usaha legal dengan hasil tercapainya sebuah persetujuan dengan Universitas Yale untuk mengambil kembali artifak-artifak yang pernah dibawa oleh Bingham dari situs tersebut pada awal abad 20.

Baca lebih lanjut