Hai orang-orang yang beriman, bersiap siagalah kamu, dan majulah (ke medan pertempuran) berkelompok-kelompok, atau majulah bersama-sama! dan Sesungguhnya di antara kamu ada orang yang sangat berlambat-lambat (ke medan pertempuran). Maka jika kamu ditimpa musibah ia berkata: “Sesungguhnya Tuhan telah menganugerahkan nikmat kepada saya karena saya tidak ikut berperang bersama mereka.
dan sungguh jika kamu beroleh karunia (kemenangan) dari Allah, tentulah Dia mengatakan seolah-oleh belum pernah ada hubungan kasih sayang antara kamu dengan dia: “Wahai kiranya saya ada bersama-sama mereka, tentu saya mendapat kemenangan yang besar (pula)”. karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan Maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.
Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: “Ya Tuhan Kami, keluarkanlah Kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah Kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah Kami penolong dari sisi Engkau!”.
orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena Sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.
(QS. An-Nisa : 71-76)
ada banyak hal yang mesti kita renungkan dalam ayat ini, diantaranya adalah keharusan kita untuk senantiasa mempersiapkan diri dan bersiap siaga dalam hal mempertahankan kehormatan dan juga menjadikan dunia ini sebagai rahmat (damai), karena islam diturunkan sebagai “rahmatan lil ‘alamin“ Pencipta Perdamaian Dunia.
Dalam usaha untuk menciptakan perdamaian dunia ini pastilah banyak musuh-musuh kita yang lain yaitu para kawan-kawan syaitan ini yang telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk melalakukan hal yang sebaliknya menjadikan dunia ini sebagai tempat berbagai kedzaliman.

kaus yang menandakan bahwa adanya tentara setan

simbol-simbol tentara setan

satanic army

tentara kafir perempuan

Men satanic army
Nah bagaimana cara kita untuk menghadapi pasukan-pasukan setan tersebut yang telah terang-terangan memploklamirkan diri mereka, jika mereka memiliki kekuatan perang yang baik dan lebih canggih, maka kemungkinan kita akan kalah, sehingga agama kita tidak lagi menjadi rahmatan lil ‘alamin, semua orang hidup dalam teror sehingga satu hari terasa seperti satu minggu, atau kadang satu hari terasa seperti satu bulan, atau bahkan satu hari bagaikan satu tahun bila orang-orang berada pada masa kedzaliman suatu penguasa.
bayangkan jika kekuatan-kekuatan perang yang canggih pada saat ini berada di tangan musuh kita, para tentara setan.
A. Senjata Sniper
1. BARRET FAMILY
Barret Light Fifty ini bisa saja identik dengan senapan serbu M16. Pasalnya jaya di tangan pasukan Angkatan bersenjata AS, di sejumlah negara juga antri memakainya. Bahkan kabarnya senjata sejenis sempat jatuh ke tangan teroris irlandia utara varian yang di lansir M82A1, M90, M95 dan M99.
Spesifikasi M82A1 :
Kaliber 12,7
Panjang 1,54 m
Bobot 14,7 kg
Jarak tembak efektif : lebih dari 1.000 m
berarti musuh bisa menembaki para pemimpin kita yang briliant, berpengetahuan, dan memiliki berbagai kemampuan yang handal akan bisa di lumpuhkan atau dibunuh pada jarak 1 km, sedangkan kita tidak pernah tahu dimana sang penembak berada.
dan mereka bisa pula menghabisi seluruh orang-orang terbaik kita pada jarak lebih dari 1,5 km atau bahkan sampai 2,5 km bila mereka memakai senjata sniper jenis ini
MECHEM NTW 20
Harus diakui kecerdikan Tony Neophytou dalam merekayasa NTW20. Passalna dibahwah bendera Afrika Selatan, Denel, ia berhasil menciptakan Heavy sniper rifle yang bisa memuntahkan dua tipe peluru. Cukup dengan mengganti laras maka NTW 20 bisa di pakai untuk melontarkan peluru 14,5 mm Rusia atau kaliber 20 mm. Untuk yang terakhir Tony mengambil basis senapan MG 151 eks Nazi Jerman semasa PD II.
Spesifikasi :
Kaliber 20 x 8,5 mm MG151 atau 14,5 X 114 mm Rusia
Panjang : 1,79 m/2,015 m
Bobot 26/29 Kg
Jarak tembak efektif 1500-2300 m
B. TANK
-
T-72

T-72BM
| T-72 | |
T-72 at Borden Museum in Canada |
|
| Type | Main battle tank |
| Place of origin | Soviet Union |
| Service history | |
| In service | 1973–present |
| Production history | |
| Designer | Kartsev-Venediktov |
| Designed | 1967–1973 |
| Manufacturer | Uralvagonzavod |
| Unit cost | $1–2 million (in 2009)[1] |
| Produced | 1971–present |
| Number built | 25,000+ |
| Specifications (T-72A[2][3]) | |
| Weight | 41.5 tonnes (45.7 short tons) |
| Length | 9.53 m (31 ft 3 in) gun forward 6.95 m (22 ft 10 in) hull |
| Width | 3.59 m (11 ft 9 in) |
| Height | 2.23 m (7 ft 4 in) |
| Crew | 3 |
|
|
|
| Armour | 500 mm (20 in) RHA equivalent of 3rd generation composite armour consisting of high hardness steel, tungsten, and plastic filler with ceramic component |
| Primary armament |
125 mm 2A46M smoothbore gun |
| Secondary armament |
7.62 mm PKT coax machine gun, 12.7 mm NSVT antiaircraft machine gun |
| Engine | V-12 diesel 780 hp (582 kw) |
| Power/weight | 18.8 hp/t |
| Transmission | Synchromesh, hydraulically assisted, with 7 forward and 1 reverse gears. |
| Suspension | torsion bar |
| Ground clearance | 0.49 m (19 in) |
| Fuel capacity | 1,200 L (320 U.S. gal; 260 imp gal) |
| Operational range |
460 km (290 mi), 700 km (430 mi) with fuel drums |
| Speed | 70 km/h (43 mph) |



2. T-92

T-92
MBT T-90 dilengkapi dengan meriam 125 mm, senapan mesin anti pesawat udara 12,7 mm dan senapan mesin co-axial 7,62 mm dengan sistim pembidik dengan tingkat keakurasian tinggi, dan sistem pengisian mesiu automatis untuk kecepatan penembakan tinggi. Dilengkapi juga dengan perlindung serangan NUBIKA yang canggih.
3. Leopard II

Leopard II
| Leopard 2 | |
The Leopard 2A5 of the German Army (Data for 2A6) |
|
| Type | Main battle tank |
| Place of origin | West Germany |
| Service history | |
| In service | 1979-present[1] |
| Used by | See Operators |
| Wars | Kosovo War, War in Afghanistan |
| Production history | |
| Designer | Krauss-Maffei |
| Designed | 1970s |
| Manufacturer | Krauss-Maffei Wegmann Maschinenbau Kiel |
| Unit cost | 2A6: US$5.74+ million (2007)[2] |
| Produced | 1979-present |
| Variants | See Variants |
| Specifications | |
| Weight | 62.3 tonnes |
| Length | 9.97 m (393 in) (gun forward) |
| Width | 3.75 m (148 in) |
| Height | 3.0 m (120 in) |
| Crew | 4 |
|
|
|
| Armour | 3rd Generation composite; including high-hardness steel, tungsten and plastic filler with ceramic component. |
| Primary armament |
1 x 120 mm Rheinmetall L55 smoothbore gun. 42 rounds |
| Secondary armament |
2 x 7.62 mm MG3A1 4,750 rounds |
| Engine | MTU MB 873 Ka-501 liquid-cooled V-12 Twin-turbo diesel engine 1,500 PS (1,479 hp, 1,103 kW) at 2600 rpm |
| Power/weight | 24.1 PS/t (17.7 kW/t) |
| Transmission | Renk HSWL 354 |
| Suspension | Torsion-bar suspension |
| Fuel capacity | 1,200 liters |
| Operational range |
550 km (340 mi) (internal fuel) |
| Speed | 72 km/h (45 mph) |
3. Pesawat Tempur
F-22 Raptor, pesawat tempur tercanggih
dan paling mematikan di dunia
2. Mini AWACS, “First-look, first-shot, first-kill“.
3. Manuverabilitas Super.
4. Persenjataan Internal.

Filed under: Tafakur

